Mungkin kalo tidak karena kekuatan doa dari ibu bapak dan keluarga hingga saat ini saya tidak tau akan menjadi apa nasib nya. Mungkin buat saya ini bukan sesuatu yg saya inginkan dan impikan tapi semampu dan semaksimal mungkin saya akan selalu mensyukuri dalam hal apapun dan menjalankan nya dengan hati yg sungguh-sungguh dan tekun.
Saya yg selalu melihat dan memandang kampus yg disana jauh dari angan-angan bagaikan jurang yg sangat tajam yg sulit untuk dipanjat kiri kanan nya banyak kerikil kecil yg membuat saya selalu terjatuh terus menerus sehingga tuhan berbicara lain. Semoga dengan saya menerima ketetapan dari tuhan sekaligus saya insya allah selalu menemani serta merawat kedua orangtua kedepannya akan menjadi buktinya bakti saya kepada kedua orang tua.
seiring berjalannya waktu saat ini saya sudah menduduki bangku semester 4 terkadang saya masih sering mengharapkan dan mengimpi-impikan (universitas) sesuatu yg bukan menjadi rejeki saya. saat ego saya tinggi rasanya halusinasi saya masih belum puas yg saya dapatin dan selalu menyalahkan takdir dan selalu menilai kalau saya itu tidak seberuntung orang-orang.
tidak, tidak, tidak, saya tidak iri apa yg didapatkan lebih dari orang-orang. ya allah, apakah saya termasuk golongan kufur nikmat? bukan kah setiap hamba mu berhak memiliki banyak mimpi atas segala impiannya? bukankah seperti itu? bukannya saya tidak menerima ketetapannya. saya percaya ketetapan adanya saya disini bukan semata-mata yg mudah adanya saya disini adanya dorongan support dan campur tangan dari orang tua hebat yg masih lengkap saya miliki.
Saya ikhlas dan menikmati kondisi yg sekarang atas pemberian dari ketetapannya, jika saya masih diberi 1 kesempatan lagi oleh-Nya untuk mencapai keinginan saya siap mengulangnya dari awal lagi dari 0 tapi jika masih belum juga diberikan 1 kesempatan saya juga siap menerima konsekuensinya seperti yg sudah-sudah. sekarang tahun terakhir saya memperjuangkan sesuatu impian saya yg ketunda dari 2015 mungkin saat ini saya cuma bisa berusaha sebisa mungkin semaksimal mungkin untuk mendapatkannya lagi tapi saya juga tidak boleh terlalu berharap yg terlalu lebih karena saya tau tidak ada yg bisa menolak atas ketetapannya sehebat apapun orang itu. maaf jika saya termasuk kufur nikmat bukan maksud saya tidak menerima ketetapannya tetapi setidaknya saya hanya berusaha untuk mendapatkan sesuatu yg lebih baik,mungkin diantara beberapa teman-teman saya selalu mengkritik saya dan menjatuhkan saya "ah ngapain sih lo, udah dijakarta aja. paling juga gadapet. ga bersyukur lo dasar manusia. bersyukur bego" mungkin mereka-mereka yg menjatuhkan saya tidak mengerti bagaimana rasanya berjuang tahap demi tahap sehingga suatu impian yg belum bisa terwujud.
semoga dengan sabarnya saya, usahanya yg sudah saya jalani selama ini bisa mendapatkan mendapatkan hasil yg berbuah manis,tidak saat ini saya tidak lagi degdegan dalam menunggu dalam suatu pengumuman online hati saya sudah cukup terlatih atas kegagalan yg sudah-sudah, saat ini saya sudah ke 7kalinya saya gagal dan jatuh atau mungkin gagal ke 8 saat esok? ya Wallahu a'lam. saya percaya allah memiliki ketetapan yg indah bagi setiap hamba-hambanya. kembali lagi keawal saya mengharapkan sesuai kadarnya dan sesuai kemampuan saya dan sesuai dengan ridha dari-Nya apakah saya pantas untuk mendapatkannya atau sebaliknya.Ya, hanya beberapa teman dekat saya saja yg mensupport untuk memberikan power full dukungan support saya untuk mendapatkan dan mewujudkan impian saya yg dari dulu ketunda. "lo bisa pasti, yg penting lo usaha. abis itu lo serahin aja ke yg menciptakan bumi dan langit alam semesta ini" hanya kata-kata ini yg bisa mengantarkan saya untuk mau berjuang lagi. Ya, sederhana tapi bermakna.
Saat ini saya cuma tau diri dan selalu rendah diri, apa iya doa dari impian saya pantas di kabulkan sama allah? atau bahkan saya termasuk orang yg kufur nikmat? pesimis-pesimis itu yg selalu yg ada dibenak saya tapi saya berusaha mengabaikan dan selalu berserah diri apapun hasilnya. semoga sabarnya saya dalam menunggu,rendah dirinya saya dalam menerima ketetapannya, usaha-usaha kecil saya nanti akan berbuah manis. bismillahirrahmanirahim semoga bisa terwujud dan merasakan semua-muanya usaha-usaha saya yg selama ini ketunda.