Seperti kerikil kecil yang membuatku terpeleset, tapi aku tidak jatuh, aku tetap bisa berdiri kuat.
ada kalanya manusia di berikan ujian kecil yg sama... ada kerikil kecil yg cukup mengganggu...
dan kerikil kecil itu harus kita syukuri... karna Allah
hanya memberikan kerikil kecil bukan bongkahan batu yg membuat kita
jatuh.
Terkadang dalam hidup ini kita sering melalui masa masa yang
sulit.sering kali diantara kita hingga terjatuh dlm melaluinya. kesulitan
sebenarnya hanya bungkus dari sebuah kebahagiaan. Tak ada
kebahagiaan yg tanpa melalui kesulitan. ibarat seorang mau naik kelas
maka ia harus mengikuti serangkaian ujian. kesulitan hidup adalah ujian
dlm kehidupan.
menjadi kerikil kecil yang kuat. Ya, ubah mind set kamu. Sebuah
cobaan sering kali dianggap sebagai sebuah musibah kan? Nah kata
"musibah" itu yang harus kamu ganti. Kenapa? kata musibah itu
terkesan terlalu negatif sehingga membuat kita merasa jatuh. Akan lebih
baik kalo kita ganti sebagai kata "ujian"., pada dasarnya sebuah cobaan dijatuhkan pada kita tentu ada
tujuannya. Coba kita analogikan atau kita lakukan perumpamaan tentang
cobaan ini. Kamu dianalogikan sebagai sebuah bola. Sebelum
dipasarkan atau dijual, pastilah sang pencipta menginginkan "produk"
yang dibuatnya itu berkualitas baik. Semakin baik kualitasnya, semakin
"mahal" pula harganya.
Dan untuk mendapatkan bola kualitas terbaik itu pastinya akan
dilakukan serangkaian percobaan. Iya kan? Produk itu bakal
ditendang, atau apa saja untuk menguji kualitasnya. Nah seperti
itulah kira-kira kita saat sedang menghadapi cobaan.
Allah menguji seseorang itu kerna Allah
SWT mempunyai rahasianya tersendiri, sama ada Allah hendak tambah iman
kita atau hendak uji sejauh mana keimanan kita.
Lantas
apa pelajaran kehidupan yang dapat dipetik dari kerikil kecil?
Seperti halnya kerikil kecil, untuk menjadi orang yang berguna dan memberi
manfaat bagi banyak orang maka kehidupan yang kita jalani pun harus melalui
proses perjalanan yang panjang. Dalam perjalanan tersebut sudah pasti kita akan
menemui banyak rintangan dan ujian yang tidak ringan. Tapi yakinlah seberat
apapun ujian kehidupan yang kita terima, Tuhan tidak pernah menguji
hamba-hambanya di luar batas kemampuan.
Justru ujian yang berat dan datang
silih berganti akan menempa kita menjadi orang yang kuat. Ujian adalah bagian
proses kehidupan yang harus kita lalui untuk menjadi orang yang lebih bermutu.
Bukan orang yang hanya biasa-biasa saja. Semakin kuat kita menghadapi ujian
maka kunci kehidupan yang lebih bermakna telah kita dapatkan.
Lihatlah
kerikil kecil tersebut. Sebelum menjadi batuan besar yang mampu memberi
manfaat bagi
manusia, dia mengalami proses yang panjang. Dicangkul, diinjak-injak,
dijemur dalam terik matahari hingga berhari-hari dan menjadi sebuah
proses pelapukan .
Semua proses yang dijalani kericil kecil tersebut bertujuan agar
menjadi batu bata merah yang kokoh dan kuat bukan batu bata yang mudah pecah
dan tercerai berai. Dan untuk mendapatkan kerikil kecil yang kokoh dan kuat
prosesnya harus dijalani hingga paripurna.
Tidak boleh berhenti dan putus di
tengah jalan. Begitu juga dengan kita manusia. Tidak boleh putus asa dan
menyerah di tengah jalan dalam menghadapi semua ujian hidup. Jika manusia tidak
pernah diuji, lalu bagaimana seseorang bisa merasakan kesakitan dan kesabaran.
Jika
setiap keinginan kita dengan mudah bisa terpenuhi tanpa usaha, lalu darimana
kita belajar yang namanya ikhtiar, kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.
Tanpa adanya cobaan hidup, lalu darimana kita akan belajar tentang kesabaran.
Untuk mendaki sebuah puncak saja dibutuhkan ekstra tenaga agar sampai di
tujuan.
Lantas apa pelajaran
kehidupan yang dapat dipetik dari batu bata merah tersebut?
Seperti halnya batu bata merah, untuk menjadi orang yang berguna dan
memberi manfaat bagi banyak orang maka kehidupan yang kita jalani pun
harus melalui proses perjalanan yang panjang. Dalam perjalanan tersebut
sudah pasti kita akan menemui banyak rintangan dan ujian yang tidak
ringan. Tapi yakinlah seberat apapun ujian kehidupan yang kita terima,
Tuhan tidak pernah menguji hamba-hambanya di luar batas kemampuan.
Justru ujian yang berat dan datang silih berganti akan menempa kita
menjadi orang yang kuat. Ujian adalah bagian proses kehidupan yang harus
kita lalui untuk menjadi orang yang lebih bermutu. Bukan orang yang
hanya biasa-biasa saja. Semakin kuat kita menghadapi ujian maka kunci
kehidupan yang lebih bermakna telah kita dapatkan.
Lihatlah batu merah tersebut. Sebelum menjadi batu bata merah yang mampu
member manfaat bagi manusia, dia mengalami proses yang panjang.
Dicangkul, diinjak-injak, direndam dalam air, dicetak, dijemur dalam
terik matahari hingga berhari-hari lalu dibersihkan dengan golok yang
tajam dan terakhir di bakar hingga ribuan derajat. Semua proses yang
dijalani batu bata merah tersebut bertujuan agar menjadi batu bata merah
yang kokoh dan kuat bukan batu bata yang mudah pecah dan tercerai
berai. Dan untuk mendapatkan batu bata merah yang kokoh dan kuat
prosesnya harus dijalani hingga paripurna. Tidak boleh berhenti dan
putus di tengah jalan.
Begitu juga dengan kita manusia. Tidak boleh putus asa dan menyerah di
tengah jalan dalam menghadapi semua ujian hidup. Jika manusia tidak
pernah diuji, lalu bagaimana seseorang bisa merasakan kesakitan dan
kesabaran. Jika setiap keinginan kita dengan mudah bisa terpenuhi tanpa
usaha, lalu darimana kita belajar yang namanya ikhtiar, kerja keras,
kerja cerdas dan kerja ikhlas. Tanpa adanya cobaan hidup, lalu darimana
kita akan belajar tentang kesabaran. Untuk mendaki sebuah puncak saja
dibutuhkan ekstra tenaga agar sampai di tujuan.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kenhirai/belajar-kehidupan-dari-batu-bata-merah_552e07096ea834c5218b45a2
Allah timpakan ujian supaya kita bersabar, Allah
tahu kita kuat dalam menghadapi ujianNya jadi Allah berikan ujian itu
ke atas diri kita. Di sini kita dapat lihat betapa sayang dan kasihnya
Allah kepada kita.
Kita diberi cobaan untuk memperingatkan kita agar memperbaiki kesalahan
dalam diri kita, untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik tentunya.
"Kita
perlu tahu selepas ujian itu selesai, satu lagi
ujian akan datang, maka bersedialah dalam menghadapi
ujian yang seterusnya. Untung bagi mereka yang selalu diberi
ujian tanda Allah swt sayang padanya."
ujian akan datang, maka bersedialah dalam menghadapi
ujian yang seterusnya. Untung bagi mereka yang selalu diberi
ujian tanda Allah swt sayang padanya."
Untuk menjadi kerikil kecil kuat diantara batuan yang besar, Tapi
itulah proses hidup yang harus kita lalui. Ketika kita mampu bersabar lalu
bertawakkal atas ujian dan cobaan tersebut maka sesungguhnya kehidupan yang
lebih baik sedang menunggu kita di depan sana.
Tapi itulah proses
hidup yang harus kita lalui. Ketika kita mampu bersabar lalu bertawakkal
atas ujian dan cobaan tersebut maka sesungguhnya kehidupan yang lebih
baik sedang menunggu kita di depan sana. Jangan pernah menyerah untuk
meraih masa depan dan kehidupan yang lebih baik. Semoga kesuksesan
segera menghampiri kita semua.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kenhirai/belajar-kehidupan-dari-batu-bata-merah_552e07096ea834c5218b45a2
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/kenhirai/belajar-kehidupan-dari-batu-bata-merah_552e07096ea834c5218b45a2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar